1. Berita Lempang
GOJEK - GO ANYWHERE
Nadiem Makarim, founder dan CEO Gojek Indonesia merupakan lulusan Harvard awalnya adalah pengguna ojek. Ia sadar bahwa ojek selama ini belum memberikan keamanan dan kenyamanan, maka dari itulah ia bersama teman-temannya mendirikan Gojek pada tahun 2011.
Dengan memadukan teknologi, pelanggan bisa menggunakan aplikasi di smartphone untuk layanan Gojek, selain itu driver bisa dipantau melalui smartphone karena telah dilengkapi oleh GPS. Dengan inovasi ini dalam bisnisnya, Nadiem pun menerima banyak penghargaan, selain itu Gojek banyak diliput media sehingga membuat usahanya semakin dikenal oleh masyarakat.
2. Berita Investigatif
2. Berita Investigatif
OJEK vs GOJEK
Keberadaan tukang ojek yang tergabung dalam Gojek sepertinya menjadi ancaman bagi tukang ojek pangkalan. Para ojek merasa kesejahteraan mereka terganggu karena banyak pelanggan rumahan atau komplek yang sekarang lebih memilih gojek daripada ojek.
Terbaru, seorang driver gojek dipukuli oleh seorang tukang ojek dipangkalan ojek kantor Imigrasi, Pancoran, Jakarta Selatan. sempat beradu mulut dengan tukang ojek pangkalan, tidak lama kemudian pelaku memukuli bagian belakang kepala driver gojek tersebut, tak terima dengan perlakuan tersebut korban langsung melaporkan nya ke kantor polisi, beruntung kasus tersebut bisa segera diselesaikan secara kekeluargaan.
Pengojek yang tergabung dalam ojek online Gojek belakang ini memang sering mendapat teror dari tukang ojek pangkalan, tukang ojek pangkalan bahkan memasang sejumlah pengumuman di pintu-pintu masuk perumahan yang melarang gojek beroperasi di wilayah yang mereka akui sebagai daerah kekuasaan mereka.
Walaupun Nadiem sang founder gojek sudah mencoba berdialog dengan tukang ojek pangkalan, namun tetap saja masih banyak kasus-kasus yang menimpa driver gojek.
"Kami melipat gandakan penghasilan ojek di Jakarta, memang perubahan positif pasti ada resistensi, itu normal. Tapi kami dan driver akan selalu merangkul sesama ojek pangkalan, kami cinta Indonesia, kami karya anak bangsa, kami ingin maju bersama dengan semua ojek yang jujur dan ingin bekerja keras." tutupnya.
3. Berita Mendalam
4. Hardnews
Pulau Pari, Pesona Alam nan Eksotis
Harga BBM naik, tukang ojek kesulitan
Kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mulai diberlakukan oleh pemerintah pada tanggal 28 Maret 2015, membuat sebagian warga mengeluh terutama para tukang ojek. Dengan kenaikan harga BBM, mereka pun harus menaikkan tarif ojeknya dan bahkan bisa membuat cekcok dengan penumpangnya, karena penumpang tetap memberikan ongkos dengan tarif lama seperti biasa padahal saat ini harga premium telah naik.
Menurut para tukang ojek, seharusnya kebijakan pemerintah berpihak pada rakyat kecil seperti mereka, karena dampaknya kenaikan harga BBM juga akan berimbas pada naiknya harga kebutuhan pokok seperti sembako. "Padahal penghasilan setiap narik hanya cukup untuk sehari saja." ucap Samsudin salah satu tukang ojek saat diwawancarai oleh tim menit.com
Juru Bicara DPR: "Biarkan proses hukum yang menyelesaikannya"
Jakarta - Ketua DPR Setya Novanto dilaporkan ke Makamah Kehormatan Dewan (MKD) oleh Menteri ESDM Sudirman Said, mengenai pencatutan nama Presiden dan Wapres dalam kasus PT Freeport.
Walaupun banyak transkip yang beredar, juru bicara dari DPR Markus dan Bobby belum dapat memastikan apakah rekaman suara dan transkip bukan editan dan masih dalam proses pemeriksaan, saat ditemui dalam press conference yang berlangsung pada pukul 9.00 WIB pada tanggal 26 November 2015.
Dalam press conference yang berlangsung selama 45 menit, juru bicara DPR juga tidak memberikan banyak komentar mengenai pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden dengan membiarkan proses hukum yang menyelesaikannya. Bobby juga mengatakan jika memang benar ketua DPR kami Setya Novanto terbukti melakukan kesalahan, maka akan diberikan sanksi tegas dan pencopotan jabatan sebagai ketua DPR.
Mereka juga mengatakan dengan tegas, Sudirman Said dan Setya Novanto tidak memiliki masalah pribadi sebelumnya sehingga tidak ada yang namanya balas dendam.
Saat ditanyakan mengenai hubungan kasus ini dengan Ketua KPK, Bobby mengatakan tidak tahu menahu dan mengatakan. "sekali lagi, biarkan proses hukum berjalan."
5. Feature
Pulau Pari, Pesona Alam nan Eksotis
Pulau Pari namanya,
pulau yang diapit oleh gugusan beberapa pulau indah yang menyegarkan mata di
Kepulauan Seribu. Teriknya matahari yang sangat menyengat dan menyilaukan mata
segera menyambut di dermaga, sesaat setelah perahu berhenti bertarung dengan kencangnya ombak pada Sabtu pagi tanggal 7
November, dimana pelancong
dan mahasiswa dari kampus ternama Jakarta Universitas Bunda Mulia datang
berkunjung untuk menikmati keindahan tanah yang dikelilingi air tersebut.
Sesampainya disana
kami langsung diarahkan untuk pergi ke pantai dimana hanya air yang bening dan
pasir putih sejauh mata memandang, seketika perjalan panjang yang melelahkan
pun hilang dan digantikan oleh kegembiraan disertai canda tawa. Dahulu sebelum
surga dunia berbentuk pulau itu terjamah oleh wisatawan lokal maupun asing,
untuk mencapai pantai masyarakat harus melewati hutan diiringi jalan setapak.
Sepasang kekasih yang sedang menikmati indahnya cinta, pergi untuk bermain
disana namun ironisnya sang kekasih hilang dan tidak pernah kembali lagi,
karena itulah masyarakat lokal menamai pantai elok tersebut dengan nama Pantai
Pasir Perawan.
Tak jauh dari situ,
terdapat juga Pantai Kresek
dimana awalnya banyak pohon-pohon kresek
dan bintang laut yang
turut mempercantik pantai itu, namun sayang
pohon-pohon tersebut sudah jarang terlihat lagi. Sedikit cerita tentang Pantai Kresek dari warga
lokal, Bonte(25) yang sekaligus menjadi
tour guide lokal, 4 tahun yang lalu sebelum pulau yang berbentuk pari tersebut menjadi
tempat wisata, banyak mayat-mayat yang terdampar di pantai kresek, dan oleh masyarakat
lokal disemayamkan di hutan yang sampai
sekarang masih ada jika anda datang ke pantai
tersebut. Dengan diangkatnya Pulau Pari
sebagai salah satu tempat wisata, banyak masyarakat yang beralih profesi dari
nelayan menjadi wiraswasta seperti membuka rumah makan atau menjual buah tangan
ataupun tour guide lokal.
“Didarat
lebih menyenangkan ketimbang bekerja di pulau, karena harus nunggu 3 bulan
untuk berjumpa dengan keluarga.” Ucap Supardi(40) yang ditemui saat sedang
menjaga rumah makan kecil di depan istananya. Supardi juga mengatakan semoga
pulau-pulau di Kepulauan Seribu semakin banyak dicintai dan dinikmati oleh
wisatawan.
Harapan yang sama juga dilontarkan
oleh Bapak Nurhayat(50), orang yang paling dihormati di Pulau Pari agar semakin
banyak pelancong yang datang untuk menikmati pulau Pari dan bantuan pemerintah
untuk mempromosikan dan sama-sama ikut melestarikan kebudayaan alam tersebut.
6. Lead
1 juta KTP untuk Ahok
Mahasiswa Atmajaya Jakarta, Sigit (21) mengaku dengan sukarela menjadi relawan Teman Ahok, yang membutuhkan 1 juta KTP untuk mencalonkan Ahok secara independent pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2017.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar