Tetap Semangat Meski
Tersisih di Babak Knockout
Oleh : Cindy Veronica
Dengan wajah sumringah dan senyum lebar di wajahnya, salah
satu anggota Mervo yang merupakan mahasiswa di UBM jurusan Ilmu Komunikasi
2015, menyita perhatian seluruh isi kelas ketika ia menceritakan kisahnya
mengikuti ajang pencarian bakat pada bulan April 2016 di televisi swasta.
Meskipun ia bertubuh kecil namun suaranya yang lantang mampu
menyihir seisi kelas ketika menyanyikan lagu dari Judika- Bukan Dia Tapi Aku yang ditutup
oleh tepukan dan sorakan dari seisi kelas.
Bersama grup vokalnya yang bernama Mervo beranggotakan Alfriando Eldat Lukas, Arlen
Orlando Lukas, Angel Eva dan yang terakhir Herly Hutahaean atau yang lebih
akrab di sapa Herly. Mereka berjuang bersama-sama untuk bisa hadir di musik
Indonesia melalui ajang pencarian bakat.
| (dari kiri ke kanan: Alfriando, Angel, Herly, Arlen) |
Herly dan ke tiga temannya berjuang mulai dari babak audisi
lewat video, dilanjutkan dengan babak blind audition dimana lagu Buktikan dari
suara emas Dewi Sandra membuat Mervo berhasil dan dilema juga karena harus
memilih coach antara Agnez Monica atau Judika.
Namun dilema segera berakhir karena mereka sepakat untuk
memilih Judika sebagai coach "Kita memilih Judika", ucap nya dengan
semangat dan senyum lebar di wajahnya.
Babak blind audition berhasil ia lewati namun perjalanan
Herly masih panjang, Herly dan grup vokalnya masih harus melewati babak battle
yaitu bertarung dengan tim nya sendiri yaitu Janita Gabriela yang merupakan
lawan yang cukup tangguh, meskipun begitu Mervo berhasil melewatinya.
Sebelum masuk menjadi finalis 12 besar, gadis berumur 19
tahun ini masih harus berjuang melewati babak knockout, namun sayang lagu
ciptaan Judika - Bukan Dia Tapi Aku tidak membuat keberuntungan berpihak pada Herly dan grup vokalnya dimana
mereka harus tersingkirkan oleh Siti Rosalia.
Kekecewaan memang tidak bisa di hindari "kecewa sih
sedih juga ga sesuai harapan, karena kita kira kita akan lolos di babak
ini", ungkapnya. Namun pengalaman selama di The Voice of Indonesia tidak akan
pernah ia lupakan. ia juga menambahkan "kegagalan
bukanlah akhir dari segalanya", ucapnya dengan tetap ceria.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar