Senin, 19 Februari 2018

News Feature



Tiang Girder Tol Becakayu Ambruk, Pekerja Alami Luka Parah


Ketika hari masih gelap, para pekerja sudah sibuk melakukan pengecoran tiang pancang proyek Tol Becakayu yang berada di dekat Gerbang Tol Kebon Nanas, Jakarta Timur. Namun tiba-tiba sekitar pukul 03.40 WIB tiang girder ambruk menimpa para pekerja.
Akibat kejadian tersebut, 7 pekerja mengalami luka-luka. Lokasi tersebut kini digaris polisi. Kapolres Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya Putra mengatakan tujuh orang pekerja mengalami luka-luka. Enam orang pekerja dirawat di RS UKI. Sedangkan 1 orang pekerja yang mengalami kritis dirawat di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Sampai saat ini polisi masih menyelidiki penyebab dari ambruknya tiang girder Tol Becakayu, dugaan sementara adalah bracket (siku) tember yang kurang kuat, namun hal itu masih dugaan sementara.
Polisi masih akan terus mendalami penyebab robohnya tiang tersebut, "Ini yang harus kami dalami kenapa bracket tember itu bisa jatuh, apakah kurang kuat dalam memasang baut pengencangnya atau gimana nanti kita olah TKP,"  ujar Kapolres Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya Putra, di lokasi kejadian, Jl DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa (20/2/2018)
Yoyon juga menambahkan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kepada pengawas proyek dan manajer proyek.
"Selain pemeriksaan saksi-saksi, kita akan lakukan pemeriksaan terhadap pengawas proyek dan manajer proyek," tuturnya.
Identitas Para Korban
Berikut adalah identitas para korban berdasarkan data yang disampaikan Sekertaris Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur Sarjono, Selasa (20/2/2018):

Data Korban di RS UKI (6 orang):
1. Supri
Tempat tanggal lahir (Ttl) : Kendal 31 Desember 1971
Alamat : dsn. Pomahan desa kali putih rt. 004/007 kel. Kali putih kec. Singorejo jawa tengah
Dx: Fraktur antebrachii dextra dan luka terbuka regio capitis

2. Kirpan
Ttl : banyumas 16 juli 1981
Alamat : dsn. Dadapan rt. 002/004 kel. Singorojo Kec. Singorojo Jawa Tengah.
Dx: Trauma tumpul thorax

3. Sarmin
Ttl : kendal 10 meret 1972
Alamat : dsn. Pomahan Desa Kaliputih rt. 004/007 Kel. Kali putih kec. Singorejo Jawa Tengah
Dx: Luka memar

4. Rusman
Ttl : Sukabumi 11 November 1982
Alamat : kp. Bumisari rt. 005/002 kel. Wanajaya kec. Cisolok Jawa Barat
Dx: Luka memar

5. Joni Arisman
Ttl : Sukabumi 01 Januari 1978
Alamat : kp. Cimutir rt. 005/004 kel. Cikelat kec. Cisolok Jawa Barat
Dx: Fraktur pedis dextra

6. Agus (27 tahun)
Dx: Luka memar panggul dan bahu kanan.
Status korban: Rawat Inap

Korban di RS POLRI
1. Waldi 41 th
Alamat: Kendal
Dx: Susp. Fraktur os Nasal

Kronologi Kejadian
Berikut kronologi yang disampaikan Kapolres Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya Putra:
Selasa, 20 Februari 2018

Pukul 03.40 WIB
Kecelakaan kerja terjadi di proyek Tol Becakayu. Kecelakaan itu terjadi saat para pekerja akan melakukan pengecoran tiang pancang. Di mana tiang tersebut itu ada bracket tember yang fungsinya penyangga plat yang akan dicor.

Namun pada saat pekerja memasukkan cor ke dalam tiang pancang tersebut, tiang bracket terlepas dan jatuh sehingga seluruh material cor dan bracket tember jatuh ke bawah dan tujuh orang tertimpa serpihan material cor, termasuk bracket tember.

Pukul 04.45 WIB
Tujuh orang pekerja yang tertimpa tiang girder proyek Tol Becakayu yang ambruk dievakuasi. Para korban mengalami luka-luka. Enam dirawat di RS UKI dan 1 orang dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pukul 06.53 WIB
Kapolres Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya Putra tiba mengecek lokasi dan memberikan keterangan terkait ambruknya tiang girder proyek Tol Becakayu yang ambruk. Polisi menduga tiang tersebut ambruk karena diduga bracket tember kurang kuat.


Sampai saat ini polisi masih melakukan penyidikan dan akan melakukan olah TKP, ambruknya tiang girder proyek Tol Becakayu juga tidak berimbas pada kelancaran arus lalu lintas di kawasan Kebon Nanas, Jakarta Timur.

Jalanan di lokasi itu masih bisa dilewati pengendara pagi ini, namun kendaraan yang hendak menuju ke arah depan Gerbang Tol Kebon Nanas, Jakarta Timur, padat menjelang lokasi tiang ambruk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar