Pulau Pari, Pesona Alam nan Eksotis
Pulau
Pari namanya, pulau yang diapit oleh gugusan beberapa pulau indah yang menyegarkan
mata di Kepulauan Seribu. Dinamakan pulau Pari
ini sebab dahulu keindahan surga dunia yang berbentuk pulau tersebut banyak
sekali ikan pari, karena itu disebutlah Pulau Pari.
![]() |
| Hal pertama yang dilakukan saat sampai di dermaga, Wefie! |
Sesampainya
disana kami langsung diarahkan untuk pergi ke pantai dimana hanya air yang
bening dan pasir putih sejauh mata memandang, seketika perjalanan panjang yang melelahkan pun
hilang dan digantikan oleh kegembiraan disertai canda tawa. Dahulu sebelum
surga dunia berbentuk pulau itu terjamah oleh wisatawan lokal maupun asing,
untuk mencapai pantai masyarakat harus melewati hutan diiringi jalan setapak. Alkisah sepasang kekasih yang sedang
menikmati indahnya cinta, pergi untuk bermain disana namun ironisnya sang
kekasih hilang dan tidak pernah kembali lagi sampai
saat ini, karena itulah masyarakat lokal menamai
pantai elok tersebut dengan nama Pantai Pasir Perawan atau kebih dikenal dengan Pantai Virgin. Di pantai tersebut kami
juga diajak untuk memelihara pesona alam tersebut dengan menanamkan pohon bakau
yang dipercaya dapat memberikan banyak keuntungan bagi pantai.
Saat malam datang kami diminta untuk datang ke Pantai
Kresek yang berada tak jauh dari tempat kami bermalam, dengan memanfaatkan
sepeda yang diberikan kami mengayuh sepeda sambil bercanda ria dan menikmati dinginnya
angin pantai dimalam hari. Setelah mengayuh cukup lama akhirnya terlihat juga
papan selamat datang di pantai kresek, sesampainya disana kami segera makan malam di pinggir
pantai sambil ditemani oleh musik dan semilir angin di pantai.
![]() |
| Foto kelas 1PIK3 sebelum penanaman mangrove |
| Tour Guide lokal, Bonte |
Dengan diangkatnya pulau Pari sebagai salah satu tempat
wisata, masyarakat yang dibantu Kecamatan, Kelurahan, dan Bupati setempat
menjadikan pantai pasir Perawan, pasir Kresek, dan yang terakhir pasir Bintang
sebagai 3 icon utama di pulau Pari, banyak masyarakat yang beralih profesi dari
nelayan menjadi wiraswasta seperti membuka rumah makan, menjual buah tangan
ataupun tour guide lokal. Selain itu meskipun pemerintah belum memberikan
bantuan dana, namun Pulau Pari mendapat uluran tangan dari pemerintah berupa pusat
penelitian untuk rumput laut yang dimotori oleh lembaga pengetahuan Indonesia
LIPI.
![]() |
| Foto di salah satu icon utama pulau Pari, Pantai Pasir Perawan |
Supardi(40) salah satu masyarakat lokal yang pernah
merasakan sokongan dari pemerintah, dimana pernah didirikan sebuah warung yang
memproduksi serta menjual keripik sukun yang sekarang sudah berubah menjadi
rumah makan kecil yang sederhana tepat didepan istananya.
“Didarat lebih menyenangkan ketimbang bekerja di pulau,
karena harus nunggu 3 bulan untuk berjumpa dengan keluarga.” Ucapnya sambil mengenang masa-masa kejayaannya
dulu. Bapak Supardi beralih pekerjaan dari nelayan budi daya ikan menjadi
wiraswasta sejak 2010 dimana saat itu Pulau Pari resmi dijadikan tempat wisata.
Bapak yang sudah mengabdikan 6 tahun hidupnya untuk berlayar mencari nafkah
juga mengatakan, semoga pulau-pulau di Kepulauan Seribu semakin berkembang,
banyak dicintai dan semakin dinikmati oleh wisatawan.
| Ketua RW 04, Bapak Nurhayat |
Selain mewawancarai masyarakat lokal di pulau Pari, kami
dari kelas 1 PIK3 juga meminta pendapat mengenai pulau pari dengan dosen dari
Hospitality Pariwisata Bapak Weli dan Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar
Bisnis dan Pemerintahan Pariwisata Nusantara yaitu Bapak Tazbir Abdullah S.H
yang berbaik hati memberikan waktu nya untuk diwawancarai oleh kami.
Menurut Bapak Weli, pulau Pari mempunyai potensi yang
cukup besar namun pengelolaannya harus dikembangkan lagi seperti tempat
tinggalnya, fasilitas, sarana dan prasarana, serta promosi yang lebih gencar
untuk mengenalkan kepada masyarakat mengenai pulau Pari itu sendiri. Beliau juga
mengatakan kerja sama dengan Pemerintah Daerah dan pengelolaan sangat berdampak
apakah pulau Pari akan maju atau malah tertinggal dengan tempat wisata lainnya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Bapak Tazbir, mempunyai
jarak yang dekat dengan Ibu Kota membuat pulau Pari mempunyai potensi untuk
berkembang dan unggul dari pulau-pulau lainnya. Ia juga mengatakan akan
berbicara dengan PEMDA setempat untuk mengetahui pengembangan seperti apa yang
diinginkan dan bekerja sama dengan semua pihak seperti travel agent, pemerintah
maupun masyarakat setempat.
Dengan mengkondisikan masyarakat disana, memberikan
pelayanan yang baik dan kenyamanan maupun fasilitas merupakan hal terpenting,
karena dengan begitu wisatawan lokal maupun asing tidak kapok dan mempunyai
kesan yang baik saat di pulau Pari. Sebagai penutup Bapak Tazbir memberikan
satu katu untuk pulau Pari, “Pulau Pari Wonderful!” ujarnya.
![]() |
| Terima kasih Bapak Tazbir :D |




Infonya cukup membantu saya untuk memilih liburan ke pulau mana yang akan saya tuju. Mungkin pulau pari ini akan jd tujuan saya untuk liburan kali ini.. mksh untuk info dan sejarah kota pari yang sudah di rangkum d blog anda.. keep doing this job ya..
BalasHapusSama2, senang sekali bisa membantu :D
HapusGaya penulisan artikel sangat keren!! Pemilihan diksi sudah tepat dan sangat informatif dan dapat mengajak pembaca merasakan apa yang anda tulis, terus berkarya, well done, cool!
BalasHapusTerimah kasih pak komentarnya
HapusArtikel yang keren! Mempunyai arti yang bagus! Keep it up cindy!
BalasHapusTerimah kasih ibu ruth. Salam sukses yes. Semangat😂😂
Hapusawesome!!! Bagus banget artikelnya, foto-fotonya juga bagus bisa melengkapi artikel ini�� good job!
BalasHapusMakasih ibu apin, semoga bermanfaat
Hapus